<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Sampai Kapan NU Harus Berpolitik?</title>
	<atom:link href="http://mohyamin.wordpress.com/2008/11/07/sampai-kapan-nu-harus-berpolitik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mohyamin.wordpress.com/2008/11/07/sampai-kapan-nu-harus-berpolitik/</link>
	<description>Semesta Kata Sang Perantau</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Dec 2009 22:43:11 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: yamin</title>
		<link>http://mohyamin.wordpress.com/2008/11/07/sampai-kapan-nu-harus-berpolitik/#comment-171</link>
		<dc:creator>yamin</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 05:35:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mohyamin.wordpress.com/?p=87#comment-171</guid>
		<description>kepada Ipung dan agus, semoga kalian semua segera cepat nikah, termasuk juga aal. Aku nyusul kemudian, deh....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kepada Ipung dan agus, semoga kalian semua segera cepat nikah, termasuk juga aal. Aku nyusul kemudian, deh&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Syaiful Bari</title>
		<link>http://mohyamin.wordpress.com/2008/11/07/sampai-kapan-nu-harus-berpolitik/#comment-170</link>
		<dc:creator>Syaiful Bari</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2008 20:05:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mohyamin.wordpress.com/?p=87#comment-170</guid>
		<description>hehe. jangan gitu lah. saya hanya narsis saja. hehe. kl sesuai rencana, insyaAllah pertengahan 2009 mendatang. mhn kunjungannya. buat semuanya, Met Hari Raya Idul Adha di tahun yang akan segera berakhir ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hehe. jangan gitu lah. saya hanya narsis saja. hehe. kl sesuai rencana, insyaAllah pertengahan 2009 mendatang. mhn kunjungannya. buat semuanya, Met Hari Raya Idul Adha di tahun yang akan segera berakhir ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Agus</title>
		<link>http://mohyamin.wordpress.com/2008/11/07/sampai-kapan-nu-harus-berpolitik/#comment-169</link>
		<dc:creator>Agus</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2008 13:27:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mohyamin.wordpress.com/?p=87#comment-169</guid>
		<description>seneng lihat wajah pak ipung sekarang tambah ganteng...Btw kapan nikahnya????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>seneng lihat wajah pak ipung sekarang tambah ganteng&#8230;Btw kapan nikahnya????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Syaiful Bari</title>
		<link>http://mohyamin.wordpress.com/2008/11/07/sampai-kapan-nu-harus-berpolitik/#comment-168</link>
		<dc:creator>Syaiful Bari</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 13:43:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mohyamin.wordpress.com/?p=87#comment-168</guid>
		<description>Makasih!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Makasih!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: AGus Wibowo</title>
		<link>http://mohyamin.wordpress.com/2008/11/07/sampai-kapan-nu-harus-berpolitik/#comment-167</link>
		<dc:creator>AGus Wibowo</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 23:21:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mohyamin.wordpress.com/?p=87#comment-167</guid>
		<description>Oke pak ipung....maaf komentar terakhir itu juga dikirim orang ke aku ketika aku menulis &quot;menanti sumbangsih Kaum Akademik&quot;. Menurutku SIP lah...karena dosen pembimbingku juga seperti itu...tidak menulis karena alasan membimbing, mengajar dsb...maaf lho pak ipung aku hanya ingin memberi semangat agar engkau sehebat dulu, merajai dunia penulis...he..itu kata temen2 lho..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Oke pak ipung&#8230;.maaf komentar terakhir itu juga dikirim orang ke aku ketika aku menulis &#8220;menanti sumbangsih Kaum Akademik&#8221;. Menurutku SIP lah&#8230;karena dosen pembimbingku juga seperti itu&#8230;tidak menulis karena alasan membimbing, mengajar dsb&#8230;maaf lho pak ipung aku hanya ingin memberi semangat agar engkau sehebat dulu, merajai dunia penulis&#8230;he..itu kata temen2 lho..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: yamin</title>
		<link>http://mohyamin.wordpress.com/2008/11/07/sampai-kapan-nu-harus-berpolitik/#comment-166</link>
		<dc:creator>yamin</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 22:57:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mohyamin.wordpress.com/?p=87#comment-166</guid>
		<description>Saya sangat bersyukur, teman2 menjadikan blogku sebagai tempat curhat. Semoga teman2 semakin produktif. untuk Ipung, ayo semangat menulis, sisihkanlah sebagian waktunya untuk menuangkan gagasan dalam tulisan.  Bagi semua kawan juga, Mari berjuang atas prinsip kebersamaan dan kemanusiaan. bangsa ini menunggu kiprah anak muda. Sudah saatnya yang muda berada di depan dan menjadi pemimpin....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sangat bersyukur, teman2 menjadikan blogku sebagai tempat curhat. Semoga teman2 semakin produktif. untuk Ipung, ayo semangat menulis, sisihkanlah sebagian waktunya untuk menuangkan gagasan dalam tulisan.  Bagi semua kawan juga, Mari berjuang atas prinsip kebersamaan dan kemanusiaan. bangsa ini menunggu kiprah anak muda. Sudah saatnya yang muda berada di depan dan menjadi pemimpin&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: SYAIFUL</title>
		<link>http://mohyamin.wordpress.com/2008/11/07/sampai-kapan-nu-harus-berpolitik/#comment-165</link>
		<dc:creator>SYAIFUL</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 19:27:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mohyamin.wordpress.com/?p=87#comment-165</guid>
		<description>ada yang lupa: aq setuju dengan agus, teruslah menulis. jangan seperti aq yg sudah KO. makanya, kl ada reportase &quot;Daun-daun Muda Penulis Jogja&quot;, rekomendasiku: dokumentasikan nama agus dkk itu. biar tak menggugat! 

sebagai catatan: menulis di media massa bukanlah satu2nya ukuran pengakuan terhadap eksistensi diri. masih terll banyk aktivitas lainnya yg perlu dihargai.... dunia ini luas! Thank a lot!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ada yang lupa: aq setuju dengan agus, teruslah menulis. jangan seperti aq yg sudah KO. makanya, kl ada reportase &#8220;Daun-daun Muda Penulis Jogja&#8221;, rekomendasiku: dokumentasikan nama agus dkk itu. biar tak menggugat! </p>
<p>sebagai catatan: menulis di media massa bukanlah satu2nya ukuran pengakuan terhadap eksistensi diri. masih terll banyk aktivitas lainnya yg perlu dihargai&#8230;. dunia ini luas! Thank a lot!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: SYAIFUL</title>
		<link>http://mohyamin.wordpress.com/2008/11/07/sampai-kapan-nu-harus-berpolitik/#comment-164</link>
		<dc:creator>SYAIFUL</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 19:20:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mohyamin.wordpress.com/?p=87#comment-164</guid>
		<description>haha. melukai? kayak orang lain tak terluka aja tatkala &quot;rumah rusak&quot; (menyimpulkan bahasamu) yg mestinya dirawat ditinggal... ya, tak apalah. secara pribadi, aq hanya bisa berharap, semoga kesadaran organisatoris menjadi bagian dalam nafas orang2 yg sadar sejarah... dan, semoga fenomena &quot;bunglon&quot; tak menjadi preseden buruk bagi kader kaum nahdliyin. iya, nanti qta ngobrol lebih serius sambil ngopi.... 

buat yamin, terima kasih dan mhn maaf telah &quot;mengotori&quot; blogmu. kl engkau tak berkenan, segera hapus polemik panas ini. mudah dan murah!

catatan:
engkau boleh menghapus polemik ini, tapi mhn jangan hapus sejarah bahwa engkau adalah bagian dari kaum nahdliyin. permintaanku hanya itu. terima kasih dan mhn maaf!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>haha. melukai? kayak orang lain tak terluka aja tatkala &#8220;rumah rusak&#8221; (menyimpulkan bahasamu) yg mestinya dirawat ditinggal&#8230; ya, tak apalah. secara pribadi, aq hanya bisa berharap, semoga kesadaran organisatoris menjadi bagian dalam nafas orang2 yg sadar sejarah&#8230; dan, semoga fenomena &#8220;bunglon&#8221; tak menjadi preseden buruk bagi kader kaum nahdliyin. iya, nanti qta ngobrol lebih serius sambil ngopi&#8230;. </p>
<p>buat yamin, terima kasih dan mhn maaf telah &#8220;mengotori&#8221; blogmu. kl engkau tak berkenan, segera hapus polemik panas ini. mudah dan murah!</p>
<p>catatan:<br />
engkau boleh menghapus polemik ini, tapi mhn jangan hapus sejarah bahwa engkau adalah bagian dari kaum nahdliyin. permintaanku hanya itu. terima kasih dan mhn maaf!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Agus Wibowo</title>
		<link>http://mohyamin.wordpress.com/2008/11/07/sampai-kapan-nu-harus-berpolitik/#comment-163</link>
		<dc:creator>Agus Wibowo</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 08:42:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mohyamin.wordpress.com/?p=87#comment-163</guid>
		<description>Oh ya...maaf pak yamin...tempatnya jadi ajang diskusi...oh ya  sebelum memanas dan melukai banyak pihak...saya tidak melanjutkan diskusinya...selamat berjuang dan tetap produktif menulis di media...karena akan dengan itu eksistensi kita masih diakui...kagem pak ipung...salut deh perjuangannya...semoga ucapan &quot;kader Hipokrit&quot; itu tidak melukai banyak pihak, Cukup sudah kebencian yang dikonstruk para &quot;pengarep&quot; kita, jangan kita menambai..oh ya kapan ke Jogja? Blandongannya semakin ramai lho...?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Oh ya&#8230;maaf pak yamin&#8230;tempatnya jadi ajang diskusi&#8230;oh ya  sebelum memanas dan melukai banyak pihak&#8230;saya tidak melanjutkan diskusinya&#8230;selamat berjuang dan tetap produktif menulis di media&#8230;karena akan dengan itu eksistensi kita masih diakui&#8230;kagem pak ipung&#8230;salut deh perjuangannya&#8230;semoga ucapan &#8220;kader Hipokrit&#8221; itu tidak melukai banyak pihak, Cukup sudah kebencian yang dikonstruk para &#8220;pengarep&#8221; kita, jangan kita menambai..oh ya kapan ke Jogja? Blandongannya semakin ramai lho&#8230;?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: syaiful</title>
		<link>http://mohyamin.wordpress.com/2008/11/07/sampai-kapan-nu-harus-berpolitik/#comment-162</link>
		<dc:creator>syaiful</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 05:28:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mohyamin.wordpress.com/?p=87#comment-162</guid>
		<description>kepada Yamin, terima kasih telah memfasilitasi saya menyalurkan kebencian pada kader hipokrit....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kepada Yamin, terima kasih telah memfasilitasi saya menyalurkan kebencian pada kader hipokrit&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
